Kamis, 05 Juli 2018

Pendaftaran Asesor BKD 2018 PTKIS, Download

 

Jumat, 04 Mei 2018

Pendataan Calon Peserta Sertifikasi Dosen Tahun 2018 Tahap 2, download

 

Sabtu, 21 April 2018

Jadwal Presentasi Sesi Paralel AnCoMS 2018; Hotel Mercure, download

 

Kamis, 05 Juli 2018

Bantuan Kemahasiswaan Kemenag, download

 

Sabtu, 21 April 2018

Materi Bpk. SUWENDI, Ancoms-2018, download PPT

 

Senin, 26 Maret 2018

Pemberkasan BKD 2018,  berkas-berkas BKD dan Pedoman LBKD 2018

 

Kamis, 05 Juli 2018

Halaqoh Pendidikan Islam dan Seminar International, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Ampel, download

 

Kamis, 01 Februari 2018

Pertemuan EMIS-PDDIKTI Cluster Madura, Undangan

 

Senin, 22 Januari 2018

FGD Foredj Cluster Sasambo, pengumuman

 

cluster-tapalkuda-bali2Tim Operator Pangkalan Data Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Kopertais Wilayah IV Cluster Tapal Kuda-Bali mengadakan kegiatan halal bi halal dan sarasehan operator PD-DIKTI  di Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi, pada hari Jumat sampai Sabtu (24-25/7/2015). Selain sebagai ajang silaturahim antar operator, kegiatan ini juga menjadi media pelatihan bagi operator di Cluster Tapal Kuda-Bali.


Sebanyak 22 operator se-Tapal Kuda dan Bali turut serta dalam kegiatan ini, ditambah seluruh ketua dan wakil ketua cluster operator pangkalan data dari Cluster Susi (Surabaya-Sidoarjo) dan NTT, Cluster Madura, Cluster Matraman, Cluster Pantura, dan Cluster Sasambo. Selain pengurus dan anggota cluster, kegiatan ini juga dihadiri Pgs. Sekretaris beserta Tim Pangkalan Data dan Sistem Informasi Kopertais Wilayah IV. Sementara proses pelatihan didampingi langsung oleh Alip Nuryanto, selaku Tim PD-DIKTI dari Kementerian Agama RI.
Dalam sambutannya, Muhammad Nuril Huda, selaku Pgs. Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya menekankan pentingnya peran dan fungsi operator pangkalan data dan sistem informasi di tiap PTKIS. Ibarat kendaraan, keberadaan operator di era informasi saat ini adalah mesin yang akan menjalanakan fungsi kerja perguruan tinggi. Untuk itu, operator sebagai mesin penggerak PTKIS, harus benar-benar di perhatikan oleh pihak kampus, utamanya dalam menunjang kinerja para operator. “Mesin bisa jalan dan berfungsi secara optimal tentunya khan jika diisi dengan bahan bakar dan dirawah secara baik”, imbuhnya dengan canda.


Ia juga mengingatkan bahwa tugas operator PTKIS Kopertais bertanggung jawab atas seluruh pelaporan kegiatan akademik di perguruan tinggi melalui aplikasi sistem informasi yang ada. Paling tidak ada tiga aplikasi yang harus dikuasai para operator secara sinergis, yakni Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-DIKTI), EMIS (education management information system) serta SIMKOPTA (Sistem Informasi Manajemen Kopertais). Untuk itu, perlu dibentuk tim pangkalan data di tiap PTKIS agar kinerjanya bisa efektif.
Sementara itu, Alip Nuryanto, selaku perwakilan dari PD-DIKTI pusat, mensosialisasikan dua peraturan pemerintah yang sangat berkaitan dengan operator pangkalan data perguruan tinggi. Pertama, mengenai jumlah dosen minimal di perguruan tinggi dan sanksinya jika jumlah tersebut tidak terpenuhi. Hal ini telah diatur dalam Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4798/E.E2.3/KL/2015 tanggal 23 Juni 2015.


Yang paling penting untuk diperhatikan dari Surat Edaran tersebut adalah adanya sanksi yang akan diberikan bagi semua perguruan tinggi jika peraturan tersebut tidak terpenuhi, yaitu status non aktif bagi prodi yang jumlah dosennya di bawah jumlah minimal yang berlaku. Pemenuhan jumlah minimal ini berlaku hingga 31 Januari 2016. Jika ada perguruan tinggi yang belum memenuhi hingga tanggal tersebut, maka statusnya akan menjadi non aktif. “Jika statusnya non aktif, maka prodi bersangkutan tidak akan bisa mengusulkan akreditasi ke BAN-PT, sertifikasi dosennya dibekukan, serta tidak bisa menerima hibah dan beasiswa,” tutur Alip.


Kedua, soal Kodifikasi Program Studi dan Pelaporan pada Pangkalan Data PTKIS. Peraturan ini telah diatur dalam Surat Edaran oleh Kementerian Agama RI nomor SE.I/Dj/I/PP.00.9/131/2014. Yang paling utama dari Edaran adalah pelaporan data mahasiswa, seperti yang sedang diagendakan dalam pertemuan ini. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan kegiatan pelatihan, hari kedua diisi dengan kegiatan ramah-tamah peserta dengan outbond bersama ke Pantai Pulau Merah.[]

Joomla templates by Joomlashine