Minggu, 31 Maret 2019

Penyerahan Laporan BKD Tahun 2019 Tahap I download : | File BKD 2019  | Aplikasi BKD | Format RPS | Pedoman Penyusunan BKD | Rubrik Penilaian

 

Rabu, 13 Februari 2019

Penandatanganan Pakta Integritas Lulus SERDOS 2018; download

 

Senin, 07 Januari 2019

Berkas SKP terbaru per 1 Januari - 31 Desember 2018,download

 

Minggu, 31 Maret 2019

Pendataan Calon Peserta SERDOS tahun 2019 : dowload

 

Rabu, 13 Februari 2019

SKP UNTUK DOSEN YG TUGAS BELAJAR; download

 

Minggu, 12 Agustus 2018

Undangan Forum Prodi PBA di UNUJA Paiton; download Undangan [25-26 Agustus 2018]

 

Minggu, 31 Maret 2019

Pemberkasan Pencairan Tunjangan SERDOS bukan PNS 2019 tahap I ; download

 

Minggu, 11 November 2018

Workshop Pemutahiran data EMIS dan PDDIKTI Cluster MADURA |  [14 NOV 2018] | undangan

 

Kamis, 25 Oktober 2018

Workshop Pemutahiran data EMIS dan PDDIKTI Cluster SUSI |  [29 Okt 2018] | undangan

 

KKNI2015Surabaya_Sekitar pukul 12.30, Senin 05 Oktober 2015 para peserta Workshop Pengembangan Kurikulum Perpektif KKNI Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah IV Surabaya mulai berdatangan untuk regestrasi di Hotel Utami Sidoarjo. Para peserta dari berbagai PTKIS yang didelegasikan untuk mengikuti Worshop tersebut. Menurut M. Nuril Huda, M.Pd selaku Pgs. Sekretaris Kopertasi Wilayah IV Surabaya, peserta yang diundang dalam workshop ini berjumlah 50 PTKIS. “Tidak semua PTKIS di bawah Kopertais IV Surabaya diundang, hanya beberapa yang mendapatkan undangan sebagai representasi dari 20 program studi yang ada “, terangnya. Acara berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 5-7 Oktober 2015.

Prof. Dr. H. Abd. A’la, M.Ag selaku Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya membuka secara resmi Workshop Pengembangan Kurikulum Perspektif KKNI ini. Dalam sambutannya Prof. A’la, panggilan akrab beliau, menyampaikan tentang Kebijakan Kopertais Wilayah IV dalam mengembangkan dan mengawal penerapan kurikulum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Peserta sebanyak 50 delegasi dari PTKIS nampak antusias dan bersemangat dalam mengikuti workshop. Peserta yang hadir terbagi dalam kelompok sesuai prodi terkait, yakni: Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudlatul Athfal, Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadis, Ilmu Aqidah/ Aqidah Filsafat, AkhlakTasawuf, Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Hukum Keluarga (al-Ahwal al-Syakhsiyyah), Hukum Tatanegara (Siyasah), Komunikasi dan Penyiaran Islam, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah serta Bahasa dan Sastra Arab.

Jarum jam menunjukkan 19.00 WIB saat Dr. Muhammad Zain, M. Ag selaku Kasubdit Pengembangan Akademik Direktorat Diktis Dirjen Pendis Kemenag RI menyampaikan materi terkait Kebijakan Kementerian Agama RI dalam Pengembangan Kurikulum Perspektif KKNI. “Para dosen diharapkan untuk selalu berbenah diri sebagai pendidik, terutama untuk memperbaiki dan mengembangkan kurikulum di perguruan tinggi keagamaan Islam swasta”, ungkapnya. Beliau menjelaskan panjang lebar tentang pentingnya pengembangan kurikulum KKNI. Pukul 08.00, di hari kedua, 06 Oktober 2015 materi dilanjutkan oleh Dr. H. Syamsul Huda, M. Fil.I selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Sunan Ampel Surabaya. Materi yang disampaikan tentang desain pengembangan kurikulum perspektif KKNI di PTKI.

Pukul 10.15 Wib dilanjutkan paparan nara sumber dari Sylvi Dewajani, MA, Pd. D, Tim KBK Direktorat Pembelajaran Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Ristekdikti RI. Wanita yang juga Dosen Universitas Gajah Mada Jogjakarta ini menyampaikan tentang teknik penyusunan Kurikulum perguruan tinggi perspektif KKNI. Sebelum materi disampaikan, ibu Sylvi sapaan beliau, memberikan waktu tanya jawab bagi para peserta. Para dosen swasta selaku peserta terlihat bergantian melontarkan pertanyaan demi pertanyaan. Pasalnya, kurikulum KKNI dinilai masih merupakan kurikulum baru dan pengembangan dari kurikulum sebelumnya. “Lulusan mahasiswa harus siap bersaing dengan negara lain, mengingat genderang MEA 2015 akan resmi dimulai pada akhir Desember 2015, artinya masyarakat Indonesia akan bersaing dengan masyarakat dari luar negeri. Dengan kurikulum perspektif KKNI ini, diharapkan lulusan Perguruan tinggi Indonesia siap bersaing dengan mereka”, ungkapnya dengan semangat yang membara.

Setelah mendapatkan materi dari berbagai nara sumber, para peserta workshop mulai menyusun kurikulum perpektif KKNI mulai pukul 14.45 WIB, berlanjut sampai hari Rabu dengan didampingi para fasilitator dari Kopertais IV. Penyusunan kurikulum dikelompokkan menjadi 20 sesuai dengan program studi terkait. Acara diakhiri dengan membahas Rencana Tindak Lanjut untuk menyiapkan program dan kegiatan pasca workhop. [Anwar]

Joomla templates by Joomlashine