Sabtu, 11 Maret 2017

Pemberkasan BKD Dosen Tahun 2017,download dan Aplikasi BKD

 

Rabu, 11 Januari 2017

Pengajuan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2016, download

 

Jumat, 23 Desember 2016

Undangan ASESOR Penilaian Beban Kerja Dosen (BKD), Download [29 Desember 2016]

 

Jumat, 24 Maret 2017

WORKSHOP EMIS - PDDIKTI KOPERTAIS IV,di Malang [31 Maret - 2 April 2017], Download

 

Jumat, 03 Maret 2017

Klinik Proposal Penelitian - FKDP, download full agenda

 

Senin, 23 Januari 2017

Rapat Pimpinan PTKIS di NTT [27-30 Januari 2017], Undangan, dan Curiculum Vitae

 

Selasa, 14 Maret 2017

Pertemuan EMIS-PDDIKTI Cluster SUSI-NTT, download

 

Rabu, 08 Maret 2017

Pertemuan EMIS-PDDIKTI Cluster Pantura 2017,Undangan

 

Jumat, 24 Februari 2017

Pertemuan EMIS Cluster Mataraman di di STAI Muhammadiyah Tulungagung [7-8 Maret 2017] download

 

Asosiasi LPM PTKIS MaduraPengembangan mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Madura, semakin tampak kepadak halayak. Hal ini telihat dari terbentuknya Asosiasi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) PTKIS se-Madura yang dimotori oleh Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk. Pasca terbentuknya Asosiasi LPM-PTKIS Madura, INSTIKA bersama LPM-PTKIS Madura melakukan audiensi ke Kompertais IV Surabaya pada 03 Desember 2015 dalam rangka menyatukan persepsi pengembangan mutu PTKIS se-Madura.

Audiensi tersebut mendapatkan sambutan dari Koordinator Kopertais IV Surabaya, Prof. Dr. H. Abd.A’la, MA. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa, audiensi adalah silaturrahim kekeluargaan dan kelembagaan dan merupakan momentum awal terbentuknya budaya mutu di PTKIS Madura. “PTKIS tidak bisa menghindar dari penguatan mutu karena tantangan cukup kuat,” tegasnya. Pembentukan Asosiasi LPM-PTKIS Madura merupakan awal yang tepat, imbuhnya.

Selaku Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Muhammad Nuril Huda, mengapresiasi terbentuknya Asosiasi LPM-PTKIS Madura dan dilakukannya audiensi ke Kopertais Wilayah IV Surabaya. Ia berharap, INSTIKA sebagai Koordinator Asosiasi Jaminan Mutu se-Kopertais IV Surabaya, dapat membangun Asosiasi LPM di luar Madura, seperti di NTB, NTT, Bali, di daerah Pantura dan Tapal Kuda. Demikian dalam rangka melebarkan sayap pengembangan mutu perguruan tinggi di bawah naungan Kopertais IV Surabaya.

Menanggapi hal tersebut, INSTIKA menyatakan bersedia untuk mengajak PTKIS di bawah naungan Kopertais Wilayah IV Surabaya. “INSTIKA akan terus memperlebar jaringan pengembangan mutu perguruan tinggi, tidak hanya di Madura, tetapi di daerah lain,” kata Kepala LPMP INSTIKA, Abdul Halim, dalam audiensi. Moh. Wardi, salah satu peserta audiensi dari Perguruan Tinggi STAINATA Sampang, mengaku sangat optimis bisa kembangkan mutu perguruan tinggi dengan bergabungnya ke Asosiasi LPM-PTKIS Madura.

 

Melihat respon pihak Kopertais IV Surabaya yang cukup mengapresiasi, Abdul Halim sebagai Koordinator LPMP-PTKIS Madura, langsung menggelar rapat internal dengan jajaran pengurus LPM-PTKIS Madura di ruang pertemuan Kopertais IV Surabaya yang membicarakan seputar acara deklarasi dan pelatikan pengurus LPM-PTKIS Madura. Dalam pada itu, disepakati bahwa, deklarasi dan pelantikan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 09 Januari 2016 di Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan.

Dalam realisasinya, sebanyak 20 PTKIS ikut serta di dalamnya. Perwakilan dari Kopertais Wilayah IV Surabaya dan beberapa tokoh akademisi andal juga dihadirkan. Hadir di antaranya, Muhammad Nuril Huda selaku Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Agus Zainal dari ITS Surabaya, Prof. Sutiman dari unsure peneliti, dan Aas Ukas sebagai penulis buku. Tokoh-tokoh tersebut, merupakan saksi bahwa, tanggal 09 Desember 2016 adalah momentum awal pengembangan mutu perguruan tinggi di Madura. “Ini momentum awal pengembangan mutu PTKIS di Madura yang nantinya dapat dicontoh oleh PTKIS di luar Madura,” kata Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya dalam sambutannya.

Saat orasi ilmiah, Agus Zainal memberikan semangat yang menggebu-gebu, memberikan dorongan dan rasa optimis yang tinggi kepada para pengurus LPM-PTKIS Madura dan Pimpinan PTKIS yang hadir pada saat itu. Ia menyampaikan bahwa, PTKIS Madura memiliki modal kuat untuk pengembangan mutu, yaitu mayoritas berbasis pesantren dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat—modal yang jarang dimiliki oleh perguruan tinggi di luar Madura. Tidak ada alasan bagi PTKIS untuk tidak mengembangkan mutunya guna mampu menjawab tantangan dan tuntutan masyarakat, imbuhnya kepada audience.

Pasca deklarasi, INSTIKA sebagai koordinator LPM-PTKIS Madura, secara intens memberikan pendampingan dan pembinaan peningkatan mutu kepada LPM di PTKIS Madura yang membutuhkan, seperti penyusunan dokumen mutu dan pengajuan akreditasi prodi dan institusi. Pada hari ahad, 18 Januari 2016, INSTIKA melakukan pembinaan di STIU Al-Mujtama’ Pamekasan. “Selain itu, masih banyak perguruan tinggi lain di Madura yang antri—meminta untuk mendapatkan bimbingan dan pendampingan pendirian serta pengembangan LPM di perguruan tinggi,” tutur Syafiqurrahman selaku Koordinator LPM-PTKIS se-Kopertais IV Surabaya. Kami juga sedang dalam tahap belajar, tapi akan kami upayakan memenuhi permohonan mereka sesuai kemampuan yang kami miliki. Hal ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada PTKIS Madura, imbuhnya. [SYAF]

Joomla templates by Joomlashine