Sabtu, 23 September 2017

Pencairan SERDOS 2017 tahap 2, download berkas-berkas

 

Sabtu, 23 September 2017

Pemberkasan BKD 2017 tahap 2, download

 

Kamis, 07 September 2017

Revisi Undangan Workshop Sertikasi Dosen Tahun 2017, [11 September 2017] Revisi-Undangan

 

Kamis, 21 September 2017

Berikut perubahan template format izajah dan blonko ijazah

 

Senin, 31 Juli 2017

Workshop Jabfung, SASAMBO, undangan

 

Senin, 31 Juli 2017

Evaluasi Operator PDDIKTI SASAMBO, undangan

 

Jumat, 21 Juli 2017

FGD Forejd Kopertais, [31 Juli 2017], Undangan Rev.1

 

Kamis, 30 Maret 2017

Workshop Ejournal Foredj Cluster madura,[5 April 2017] Download

 

Selasa, 14 Maret 2017

Pertemuan EMIS-PDDIKTI Cluster SUSI-NTT, download

 

metodologi penelitianPada hari Kamis (11/2) digelar bimbingan teknik (bimtek) dan pelatihan metodologi penelitian di Auditorium Kopertais Wilayah IV Surabaya. Kegiatan yang diikuti 35 peserta dari berbagai PTKIS ini merupakan kelanjutan dari workshop metodologi penelitian yang telah dilaksanakan tahun 2015.

Kegiatan yang diinisiasi oleh para alumni workshop tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjawab kegelisahan tentang kualitas mutu penelitian yang masih perlu ditingkatkan. Dalam bimtek dan pelatihan lanjutan ini, para peserta secara bergantian mempresentasikan rancangan penelitiannya melalui table linkage, dan memberikan masukan yang membangun sehingga rancangan penelitian yang akan dilaksanakan semakin sempurna. Didampingi Dr. Abdul Muhid, M.Si, selaku fasilitator dan Muhammad Nuril Huda, M.Pd selau Sekretaris Kopertais Wilayah IV, acara ini baru berakhir sampai dengan pukul 16.00 sore.

Selama berlangsungnya acara ini, tercermin dari peserta bahwa tema-tema yang diusung oleh peserta sudah memiliki daya tarik dan mengandung crucial issues yang layak untuk diteliti. Namun kelemahan pada segi new insight dalam melihat persoalan yang diteliti masih perlu untuk dikembangkan lebih lanjut. Menurut Dr. Muhid, selaku fasilitator, masih lemahnya new insight ini karena para dosen PTKIS masih perlu lebih banyak untuk mengasah problem sensingsehingga tidak bisa membuatproblem posing secara tepat dan dampaknya kepada “penggunaan” metodologi penelitian yang “salah” terapan. Imbasnya adalah para pengusul penelitian masih kurang “jitu” dalam melihat problem yang ditawarkan.

Dari evaluasi ini, maka para peserta sepakat untuk menindaklanjuti kegiatan dalam kegiatan pendalaman metodologi penelitian, sehingga peserta akan dapat lebih memahami berbagai teori-teori sosial sebagai “alat bantu” dalam mengungkap masalah menjadi lebih tepat [afr].

Joomla templates by Joomlashine